Untukmu

 Syair kali ini aku tulis untukmu

untuk nama yang jarang aku sapa

untuk sosok yang selalu ada

namun jarang benar-benar aku pedulikan


“Bagaimana kabarmu?” tanyaku 

setelah aku sempat salah menaruh hati

dan rindu ingin pulang

izinkan lisan ini memintakan maaf

bukan untuk membuka luka lama

bukan pula untuk menorehkan luka baru


untuk yang tetap ada saat badai menerpa

yang tidak pernah pergi meski ditinggalkan

yang mampu memeluk segala rasa

dan tetap kuat menjalani dalam diam


malam ini, kubisikan sebuah janji

untuk menjaga yang pernah diabaikan

untuk mencintai yang pernah dilupakan

dan untuk memilih dengan sepenuh hati

sekali lagi


Comments