Sepertinya Aku Jatuh Cinta

 Kali ini ceritanya sedikit personal. Aku mengenalnya bertahun-tahun lalu, sejak aku masih kecil. Tapi aku tidak yakin saat itu padanya. Kami pernah mengobrol beberapa kali. Dia manis. Orang-orang bilang kami cocok. Sampai di usia tertentu, aku berhenti menemuinya. Setelah itu, aku tidak tahu lagi kabarnya.


Suatu hari aku melihat postingannya di media sosial, dan ah… dia lebih cantik dari terakhir kali aku bertemu dengannya. Waktu itu, aku tidak benar-benar memikirkan untuk mendekatinya. Aku sering melihatnya lagi. Tapi aku selalu melewatinya begitu saja.


Satu tahun lalu aku bertemu dengannya. Kami mengobrol karena berada di tempat yang sama. Aku jadi tertarik dan ingin mengobrol lebih lama dengannya. Saat itu aku sedang menerjemahkan cerita “The Gift of the Magi" oleh O. Henry dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia. Dan saat itu pula aku jadi tertarik padanya.


Sejak saat itu, aku mulai memperhatikannya lebih lama dari biasanya. Beberapa kali kulihat dia bersama yang lain dan ah… makin terpesona pula aku dibuatnya. Aku mencoba menemuinya beberapa kali, tapi entah kenapa dia selalu terlihat berantakan dan tidak rapi. Berbeda saat aku lihat dia bersama orang lain. Mungkin aku mulai cemburu.

Aku mencoba berbagai cara agar kami terlihat cocok saat bersama. Tapi entah kenapa, selalu terasa belum pas. Aku mulai frustrasi, dan bertanya pada teman-temanku. Mereka bilang aku sudah berusaha dengan baik. Aku kadang bertanya sama orang-orang yang pernah bersamanya agar aku lebih mengenal dan lebih memahaminya. Tapi semua usaha itu belum juga berbuah manis.

Aku pernah mau menyerah, tapi aku kembali mengingat saat-saat aku bersamanya, dia seperti cermin diriku. Wanita paling cantik yang pernah aku temui. Dia berhasil bikin aku bercerita semua hal tentang diriku. Aku tidak pernah dibuatnya bingung. Dan entah bagaimana, aku jadi lebih jujur pada diriku sendiri. Kalau dia mau sesuatu, dia selalu terus terang, tidak memberi kode-kode yang bikin pusing. Aku suka saat-saat bersamanya.

Sepertinya aku jatuh cinta. Kali ini terasa berbeda. Dan aku ingin tetap tinggal. Aku tidak akan pergi atau lari darinya. Mungkin aku memang harus menerimanya apa adanya, karena mengingat hubungan kami masih baru. Dan aku ingin terus bersamanya.


Comments